Mengenal Apa Itu Engine Brake: Definisi, Cara Kerja, dan Langkah-langkah Melakukannya
Pada umumnya, orang awam pasti akan menggunakan rem untuk memperlambat laju kendaraan. Namun tahukah kamu, bahwa ada cara lain untuk memperlambat laju kendaraan tanpa rem. Teknik ini bernama engine brake, yang juga dikenal sebagai jake brake. Istilah ini pasti kurang familiar di telinga orang awam. Untuk mengetahui penjelasannya, simak artikel ini sampai habis!
Apa itu Engine Brake?
Engine brake merupakan sebuah teknik yang digunakan pengendara untuk memperlambat laju
kendaraan tanpa menggunakan rem. Lalu bagaimana caranya? Engine brake
bekerja dengan menggunakan putaran mesin untuk mengurangi laju kendaraan dengan
cara menurunkan gigi ke posisi yang lebih rendah. Teknik ini lebih sering
dipakai di turunan panjang. Jika berada di turunan pendek tidaklah diperlukan
untuk melakukan teknik ini dan cukup menginjak pedal rem utama saja.
Cara Kerja Engine Brake
Sistem kerja engine brake sendiri sebenarnya cukup
sederhana. Terdapat 2 metode yang menjadi mekanisme engine brake ini,
sebagai berikut:
1. Metode
Gasoline
Pada
metode ini, ketika Anda melepas kaki dari mesin throttle dan memindahkannya
di gigi, throttle body akan menutup. Saat piston bergerak ke bawah sebagai
langkah masuk, ia akan mencoba menarik udara masuk. Tetapi throttle body
mencegahnya sehingga menarik ruang hampa dan sedikit udara akan melewatinya. Karena
udara yang lewat tidak banyak, sehingga Anda akan menarik ruang hampa yang kuat
dan ruang hampa itulah yang akan memperlambat kendaraan.
2. Metode
Diesel
Berbeda
dengan gasoline, disini throttle body tidak akan berada di tempat
sebelumnya. Oleh karena itu, apa
yang mereka lakukan adalah menambahkan satu sisi knalpot. Setelah
power stroke, piston turun dan kemudian mendorong knalpot itu keluar
dengan baik. Throttle body yang terletak di luar akan menutup. Hal ini
menciptakan tekanan balik dan itulah yang menahan mesin sehingga memperlambat laju
kendaraan.
Langkah-langkah Melakukan Teknik Engine Brake
Untuk para pemula, silakan ikuti langkah-langkah di bawah
ini untuk melakukan tektik engine brake.
1. Melakukan Engine Brake pada Kendaraan Manual
1) Ibaratkan kendaraan Anda berada di gigi 5. Lepaskan
pedal gas lalu injak pedal kopling.
2) Setelah
itu Anda oper atau turunkan gigi ke posisi yang lebih rendah ke gigi 4. lakukan
hal ini satu per satu untuk menemukan kecepatan yang Anda inginkan.
3)
Jika
sudah merasa pas, lepas pedal kopling.
4)
Jika
Anda ingin memberhentikan kendaraan, cukup injak kopling dan gunakan rem
sebagai bantuan.
5)
Jika
Anda ingin memutar balik, dengan dibantu rem, injak pedal kopling kemudian
turun ke gigi yang lebih kecil. Gunakan gigi 1 pada saat memutar.
Teknik ini bisa digunakan saat Anda mengalami rem blong. Lakukan engine brake dikombinasikan dengan rem tangan. Caranya dengan berhenti tanpa pedal kaki, turunkan gigi ke posisi lebih rendah, lepas kopling, tarik rem tangan, kemudian injak kopling lagi. Menggunakan teknik ini jauh lebih efektif dibandingkan hanya pasrah saja ketika mengalami kejadian rem blong.
2. Melakukan Engine Brake pada Kendaraan Matic / Otomatis
1)
Pada
laju normal, posisi tuas akan berada pada posisi drive atau D. Mulai
dengan melepaskan rem tangan.
2) Kemudian ubah posisi tuas ke posisi 2. Laju
mobil sudah akan melambat dengan sendirinya.
3)
Jika
dirasa belum cukup lambat, Anda dapat menurunkan lagi posisi tuas ke transmisi
L.
Pada dasarnya, teknik engine brake ini hanya digunakan
untuk memperlambat laju kendaraan, tidak benar-benar membuat kendaraan berhenti.
Untuk memberhentikan kendaraan, tetap gunakan bantuan pedal rem utama karena pengereman
yang tepat ialah dengan mengkombinasikan pedal kaki dan engine brake
saat mengerem. Teknik ini berfungsi agar kinerja rem terbantu dan beban rem
utama tidak terlalu berat. Perlu diingat bahwa jika rem terlalu sering
digunakan akan cepat menjadi aus dan menjadi terlalu panas sehingga dapat
menyebabkan rem blong.
Comments
Post a Comment